Selasa, 11 November 2008

..................

kilas musik

Alkitab menceritakan Yesus makan perjamuan paskah bersama murid-murid dan mereka menyanyikan puji-pujian kepada Allah. Demikan juga dengan Paulus dan Silas mereka menyanyikan pujian kepada Tuhan sewaktu mereka berada dalam penjara.
Pengalaman raja Saul dan Daud membuktikan bahwa musik memiliki suatu kekuatan untuk mempengaruhi manusia dan dunia juga sudah menemukan kekuatan pengaruh musik, Raja dau merupakan Raja yang sangat memperhatikan musik dalam penyembahan kepada Tuhan.
Johan S.

Bach yang menggambarkan pandangan relijiusnya melalui musik. Di mana dalam karyanya yang berjudul “Durch Adams Fall” (melalui peristiwa jatuhnya adam kedalam dosa), Johan S. Bach menggambarkan ular dengan membelokkan suara dalam, dan peristiwa jatuhnya manusia dengan melompatkan nada turun ke bas.
Pekembangan musik barat sangat berkaitan dengan musik gereja khususnya, karena sampai waktu itu gereja merupakan penyokong utama seluruh kesenian barat, (khususnya di bidang musik) itu disebabkan oleh karena pada waktu itu gereja merupakan pusat dari peradaban budaya barat.


Pada bangsa Israel kuno terdapat sekolah-sekolah nobuat dan dikatakan bahwa kaum muda penerus bangsa-bangsanya dengan memainkan siter, harpa dan simbolo. Kelompok penubuat yang mengelilingi raja saul, memetik siter dan harpa, sedangkan (lagu) nyanyian dan pemain harpa dari seorang gembala bernama Daud adalah satu-satunya obat yang dapat mengusir kemurungan dan kemurkaan raja Saul.


Dalam buku sejarah musik menceritakan bahwa musik mengalami banyak perkembangan setelah terjadinya revolusi industri di Perancis, itu mengakibatkan banyak perkembangan di berbagai bidang, sehingga para musisi juga banyak yang bermigran ke tempat lain.

1 komentar:

stanley mengatakan...

si..i...p....

umba mini massikola dolo le..?

kurre sumanga'